“Pernah nggak sih, kalian merasa pusing memikirkan tugas kuliah yang menumpuk bersamaan dengan dompet kalian yang kosong?”
“Atau pernah bingung memilih antara membeli makan malam atau mencetak tugas untuk besok pagi?”
Bagi sebagian mahasiswa, kondisi seperti itu bukan sekadar candaan tentang “tanggal tua”, tetapi realita yang benar-benar dialami setiap hari.
Scroll sebentar di media sosial, dan linimasa sudah dipenuhi kabar teman-teman yang diterima magang di perusahaan besar, lolos program beasiswa, menjadi pembicara di seminar, hingga mengunggah sertifikat pelatihan terbaru.
Apa Itu Gaya Hidup Sehat dan Mengapa Kita Perlu Peduli?
Gaya hidup sehat merupakan pola hidup yang mendukung keseimbangan fisik, mental, dan sosial secara menyeluruh.
Coba refleksikan kepada dirimu: Pernahkah kamu benar-benar merasakan rasa dari setiap makanan yang kamu makan? Atau, apakah selama ini kamu makan sambil melakukan aktivitas lain, seperti nugas atau menonton? Jika kamu masih sering makan dengan terburu-buru, mungkin ini saat yang tepat untuk mulai mengenal mindful eating, sebuah pendekatan makan yang semakin populer di kalangan individu yang peduli pada kesehatan fisik dan mental.
Mindful eating, atau makan dengan penuh kesadaran, adalah pendekatan terhadap makanan yang menekankan kesadaran indrawi, seperti rasa, tekstur, dan aroma makanan, serta pengalaman saat mengonsumsinya (Nelson, 2017).
Di era digital ini, teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupa sehari-hari, terutama bagi generasi muda yang mengandalkan perangkat digital untuk belajar, bersosialisasi, dan menghibur diri.