Arsip:

SDG 16

FEB UGM Hadirkan Cinematherapy sebagai Ruang Refleksi Emosional

Menonton film bagi kebanyakan orang menjadi cara sederhana untuk melepas lelah setelah rutinitas padat atau sekedar mengikuti cerita yang tengah populer. Namun tahukah Anda, jika aktivitas ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan saja, tetapi dapat membantu dalam proses healing atau penyembuhan emosional dan psikologis.

Menonton film untuk menjaga kesehatan menat ini dikenal dengan istilah cinematherapy. Lewat film menjadi wahana untuk menumbuhkan kesadaran diri, empati, dan pemaknaan terhadap pengalaman hidup. read more

Tim Tenis FEB UGM Sumbang 3 Medali Porsenigama 2025

Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM berhasil menyumbangkan tiga medali perunggu dari Pekan Olahraga dan Seni Universitas Gadjah Mada (PORSENIGAMA) 2025 cabang tenis lapangan.

Medali perunggu pertama tersebut diraih oleh Ina Winata Kusuma Hasibuan (Ilmu Ekonomi, 2022) dari kategori tunggal putri. Medali perunggu kedua diraih oleh Ina Winata Kusuma Hasibuan (Ilmu Ekonomi 2022) dan Aurelia Yuma Citra Dwinda (Ilmu Ekonomi, 2022) dari kategori ganda putri. Medali perunggu ketiga diraih oleh Muhammad Rafsya Sefyuan Al Fathan (Akuntansi, 2023) dan Iasmina Ligia Radu (Economics-Exchange Program, 2025) dari kategori ganda campuran. read more

The Art of Self-Reflection: Mengapresiasi Diri dan Menghadapi Insecurity

Kesibukan kuliah, organisasi, dan tuntutan pribadi sering membuat mahasiswa lupa satu hal yaitu mendengarkan diri sendiri. Memahami diri melalui proses refleksi dengan kesadaran penuh atau mindfulness dapat dilakukan melalui teknik STOP.

Psikolog, Dwi Nurul Baroroh, M.Psi., memaparkan teknik STOP terdiri dari empat langkah untuk mengelola emosi. Pertama, Stop atau berhenti sejenak dari segala aktivitas rutin. Lalu, Take a deep breath atau mengambil napas dalam melalui hidung dan hembuskan perlahan melalui mulut hingga beberapa kali sampai merasa lebih tenang. Berikutnya, Observe atau mengamati apa yang dirasakan oleh tubuh, pikiran, dan perasaan. Terakhir, Proceed atau melanjutkan aktivitas setelah merasa lebih tenang dan fokus. read more

Pra-Inkubasi Bisnis FEB UGM: Sarana bagi Mahasiswa Wujudkan Ide Bisnis

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) berkomitmen menumbuhkembangkan generasi muda yang tangguh, berdaya saing, dan berjiwa wirausaha. Salah satu inisiatif yang dijalankan adalah pengembangan soft skills dan kewirausahaan melalui program pra-inkubasi bisnis yang  telah diinisiasi sejak tahun 2023.

Dalam upaya mengembangkan pola pikir wirausaha, FEB UGM melalui unit Career and Student Development Unit (CSDU) menyelenggarakan Kick Off Program Pra Inkubasi Bisnis 2025 dan sesi inspiratif pada 10 Oktober 205 di Alumni Corner FEB UGM.  Acara ini bertujuan untuk mengembangkan pola pikir wirausaha dan membekali mahasiswa dengan pengetahuan dalam  menghasilkan ide bisnis yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat. read more

Program Berlayar: Bercerita dan Peduli Kesehatan Mental

FEB UGM berkomitmen kuat untuk mewujudkan ekosistem kampus yang inklusif dan ramah dan peduli terhadap kesehatan mental civitas akademiknya. Berbagi inisiatif dikembangkan oleh FEB UGM melalui Career and Student Development (CSDU) FEB UGM untuk meningkatkan kesejahteraan mental, termasuk bagi mahasiswa. Inisiatif tersebut salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan program Berlayar (Bercerita Melalui Layar): Screening Film dan Dialog Bermakna yang bekerjasama dengan The Equity Initiative Funding, Yayasan Rumpun Nurani, serta Lembaga Advokasi Keluarga Indonesia, Jum’at (25/4/2025) di Ruang Audio Visual FEB UGM. read more

Cara Self Love Agar Hidup Lebih Bahagia

Istilah self-love atau mencintai diri sendiri kerap dibicarakan sebagai kunci menuju kesejahteraan dan kebahagiaan pribadi. Psikolog Career and Student Development Unit (CSDU), Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, Anisa Yuliandri, S.Psi., M.Psi., Psikolog., mengatakan self love merupakan penerimaan diri yang mendalam dan tanpa syarat. Hal ini melibatkan pengakuan atas nilai diri, perlakuan baik terhadap diri sendiri, serta memprioritaskan kesejahteraan pribadi.

“Self-love sering disalahpahami sebagai egoisme atau narsisme. Padahal, ini adalah bentuk penghargaan diri yang sehat dan sangat penting untuk mendukung stabilitas mental serta emosional,” jelasnya, Kamis (16/1/2025) di FEB UGM. read more